Daya Tarik Wisata

  • Makam Mbah Mustofa

    Makam Mbah Mustofa terletak di Desa Brangkal, Kecamatan Sooko. Beliau merupakan seorang penyebar Agama Islam di Brangkal Selatan pada masa Kerajaan Majapahit, Beliau berasal dari Ponorogo. Setiap bulan Eajab penduduk desa mengadakan Haul di makam ini.

  • Makam Mpu Majan

    Makam Mpu Majan terletak di Desa Sooko Kecamatan Sooko, Diperkirakan beliau merupakan seorang mpu pembuat keris pada masa Kerajaan Majapahit.

  • Makam Mbah Timbul

    Makam Mbah Timbul terletak di Desa Sooko, Kecamatan Sooko. Terletak di areal pemakaman umum. Diperkirakan beliau seorang Begawan pada masa Kerajaan Majapahit, Masyarakat menyebutnya Mbah Timbul karena menurut legenda pada saat desa Sooko mengalami banjir tanah di makam tersebut timbul ke permukaan sehingga tidak tergenang oleh air banjir.

  • Petilasan Tribuwana Tunggadewi

    Petilasan Tribuwana Tunggadewi terletak di desa Klinterejo, Kecamatan Sooko. Beliau adalah penguasa ketiga Majapahit yang memerintah tahun 1328-1351. Dari prasasti Singasari (1351) diketahui gelar abhisekanya ialah Sri Tribhuwanottunggadewi Maharajasa Peristiwa Penting Pada masa pemerintahan Tribuwana Tunggadewi dalam Pararaton adalah Sumpah Palapa yang diucapkan Gajah Mada saat dilantik sebagai rakryan patih Majapahit tahun 1334. Gajah Mada bersumpah tidak akan menikmati makanan enak (rempah-rempah) sebelum berhasil menaklukkan wilayah kepulauan Nusantara di bawah Majapahit.

  • Punden Eyang Singo Yudho

    Punden Eyang Singo Yudho terletak di Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko. + 3 Km dari terminal Bangsal. Lokasi ini diperkirakan petilasan dari Singo Yudho, Panglima Perang Kerajaan Mojopahit. Jalan akses menuju punden ini masi sulit, tersedia jalan setapak sepanjang 5 Km dari jalan raya.

  • Makam Mbah Sentono Patung

    Makam Mbah Sentono Patung terletak di Dusun Patung, Desa Pungging, Kecamatan Pungging. Makam tersebut dipercaya sebagai makam seorang ulama yang hidup pada Jaman Majapahit yang bernama Mbah Sentono, yang juga merupakan kakak dari Mbah Mendek / Eyang Surgi yang makamnya berada di Desa Kutogirang Kecamatan Ngoro.

  • Situs Lumpang Bolong

    Situs Lumpang Mbah Bolong atau Mbah Biru Dusun Patung Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto, Situs ini lumpang bekas peninggalan majapahit, setiap malam jumat legi oleh masyarakat desa dibuat ritual untuk keselamatan desa sekitar.

  • Watu Dakon

    Watu Dakon ini terletak di Dusun Patung, Desa Pungging, Kecamatan Pungging, bentuk fisiknya berupa batu yang menyerupai bentuk permainan dakon (congklak) sejenis permainan menggunakan biji yang dimasukkan dalam cekungan-cekungan dan dimainkan oleh dua orang. Kata penduduk desa setempat Watu Dakon ini dipercaya peninggalan Majapahit dan dilokasi ini dikenal angker, menurut penduduk sekitar posisi batu ini selalu berubah-ubah, padahal batu ini sangat berat dan seperti menempel pada tanah. Mereka percaya penghuni alam gaib di lokasi ini gemar bermain dakon, dan selesai bermain batu ini di balik.